Dispora Kepri Hadiri Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu Bersama BPOM RI dan Pemprov Kepri

25 Mei 2026, 16:43 WIB 131 kali dibaca
Kategori : Dispora Kepri
Kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) bersama BPOM RI dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang.

Tanjungpinang – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau menghadiri kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) yang diselenggarakan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (25/05/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, khususnya di kalangan generasi muda. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah pusat dan daerah, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap upaya perlindungan masyarakat dari penyalahgunaan obat.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari BPOM RI, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Forkopimda, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran Dispora Kepri menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang dapat mengancam kualitas generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, para narasumber menegaskan bahwa penyalahgunaan obat-obatan tertentu saat ini menjadi salah satu tantangan serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Selain menimbulkan dampak kesehatan, penyalahgunaan obat juga dapat memengaruhi produktivitas, prestasi pendidikan, serta masa depan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan secara berkelanjutan.

Melalui Aksi Nasional ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis obat yang berpotensi disalahgunakan, dampak negatif penggunaannya, serta pentingnya pengawasan terhadap peredaran dan penggunaan obat-obatan sesuai ketentuan yang berlaku. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan obat.

Generasi muda merupakan aset penting daerah yang harus dilindungi dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui edukasi, pembinaan karakter, serta penyediaan kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi dan kreativitas pemuda.

“Pemuda adalah harapan masa depan bangsa. Oleh karena itu, mereka harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu serta diberikan ruang untuk berkembang melalui berbagai kegiatan yang positif dan produktif,” ujarnya.

Dispora Kepri selama ini terus berkomitmen mendukung berbagai program pembinaan kepemudaan yang bertujuan membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Dispora Kepri juga aktif mendorong kegiatan-kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan kesadaran pemuda terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung terwujudnya generasi Kepulauan Riau yang unggul serta bebas dari penyalahgunaan obat-obatan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama BPOM RI menegaskan komitmennya dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk melawan penyalahgunaan obat-obatan tertentu demi mewujudkan generasi bangsa yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Galeri Foto

Editor: Rizky Cesar Anugerah
Isi Survei SKM