Batam, 29 November 2024 — Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Kongres Biasa Tahun 2025 yang berlangsung di Kota Batam. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penyusunan arah kebijakan, konsolidasi organisasi, dan evaluasi program pembinaan sepak bola di Provinsi Kepri.
Kongres dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau, pengurus Asprov PSSI Kepri, perwakilan klub anggota, perwakilan Askab/Askot, serta unsur pemerintah daerah, termasuk kehadiran perwakilan resmi dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan prestasi olahraga, khususnya cabang sepak bola yang menjadi olahraga paling diminati masyarakat.
Dalam agenda kongres, Asprov PSSI Kepri menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan dan program pembinaan sepanjang tahun 2024. Laporan tersebut mencakup pelaksanaan kompetisi resmi, pengembangan pemain usia muda, peningkatan kapasitas pelatih melalui lisensi kepelatihan, serta penyelenggaraan kursus untuk wasit dan perangkat pertandingan.
Selain evaluasi, peserta kongres juga merumuskan berbagai kebijakan strategis untuk tahun 2025. Beberapa topik utama yang dibahas antara lain:
Kongres juga menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan transparan sebagai fondasi pengembangan sepak bola yang berkesinambungan di Kepri.
Dispora Kepri menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kongres dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan sepak bola di Kepulauan Riau. Pemerintah daerah dipandang memiliki peran strategis sebagai mitra organisasi olahraga, terutama dalam peningkatan sarana, prasarana, dan pembinaan atlet muda.
Dispora Kepri berharap keputusan dan program yang dihasilkan dalam kongres mampu menjawab tantangan pembinaan sepak bola di wilayah kepulauan, serta mampu mendorong performa klub dan atlet Kepri untuk berprestasi di level regional maupun nasional.
Kegiatan kongres berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta aktif memberikan masukan dan saran konstruktif demi kemajuan sepak bola Kepri. Hasil keputusan kongres nantinya akan dituangkan dalam program kerja resmi Asprov PSSI Kepri tahun 2025 yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ke depan.
Dengan terselenggaranya Kongres Biasa Tahun 2025 ini, diharapkan lahir langkah-langkah strategis yang mampu semakin memperkuat ekosistem sepak bola di Provinsi Kepulauan Riau, sekaligus menguatkan komitmen bersama untuk membina dan melahirkan talenta-talenta muda berbakat dari berbagai daerah di Kepri.